Posted on

Nikmatnya Menyantap Nasi Campur Ikan Laut di Pagi Hari di Pantai Nusa Penida.

Makan di pagi hari di nusa penida

Makan di pagi hari di nusa penida

Pagi itu setelah beberapa hari menginap di pulau ini, saatnya kembali ke daratan. Jadwal perahu berangkat sekitar jam 7 pagi. Sengaja datang sekitar 1 jam sebelumnya.

Ku duduk di pinggir pantai, melihat-liat aktivitas penduduk sekitar, menikmati indahnya hamparan air laut yang dihiasi beberapa perahu-perahu kecil yang pulang dari menangkap ikan.

Sinar mentari yang lembut hangat tidak menyengat membuat betah berlama-lama di sana. Hembusan angin pantai yang begitu khas membelai rambutku, samar-samar namun jelas terdengar irama deburan ombak-ombak kecil yang tak henti-henti. Nun jauh di sana di seberang laut cukup jelas terlihat Gunung Agung yang berdiri tegak, perkasa, kokoh dengan kaki-kakinya yang kuat mencengkram bumi dan puncaknya menembus awan-awan putih hitam di langit.

 

Ini adalah bagian yang sangat – sangat nikmat bagiku yaitu menyantap nasi campur ikan laut khas Nusa Penida sambil duduk bersila dipinggir pantai, pokoknya nikmat dech, top banget.

Nasi campur khas Nusa Penida ini lauknya dibuat dari ikan hasil tangkapan nelayan-nelayan di sana. Nasi sele yang masih hangat, sambal khas racikan si penjual membuat nasi ini benar – benar lezaat.

Anda penasaran ingin merasakan nikmatnya menyantap nasi campur ikan laut khas nusa penida di pagi hari?
Let’s come to Nusa Penida island, and feel the difference.

Written based on real events.